Diposting oleh : Antonius Handoko Kategori: Umum - Dibaca: 4925 kali Senin, 20 April 2015 - 21:05:54 WIB
Suatu siang seorang pendeta protestan, Pastor Katolik, dan Rabi Yahudi berbincang-bincang sambil menikmati makan siang mereka. Mereka berdiskusi mengenai seberapa besar sumbangan jemaat yang bisa dipakai oleh mereka dan berapa yang dipersembahkan kepada Tuhan.
Pendeta Protesntan berkata, “kami biasanya akan menarik garis lurus di tanah, kemudian semua uang kami hamburkan di tanah. Kami akan melihat bahwa uang yang jatuh disebelah kiri untuk Tuhan dan yang disebelah kanan untuk kami”
Pastor Katolik kemudian angkat bicara “sedikit berbeda dengan kami ya, biasanya kami akan membuat lingkaran di tanah. Lalu kami hamburkan uang di tanah, yang masuh di lingkaran untuk Tuhan dan yang ada di luar lingkaran untuk kami”.
Rabi Yahudi kemudian ikut berbicara, “Kami tidak perlu menarik garis atau membuat lingkaran di tanah. Kami akan hamburkan uang ke atas, biarlah Tuhan mengambil bagiannya sendiri dan uang yang terjatuh berarti untuk kami”.
Baca juga artikel berikut:
082 133 636261
082 133 636261
082 133 636261
523F7CC3
082 133 636261